Kelahiran |
0 Orang |
Kematian |
0 Orang |
Masuk |
0 Orang |
Pindah |
0 Orang |
Kelahiran |
0 Orang |
Kematian |
0 Orang |
Masuk |
0 Orang |
Pindah |
0 Orang |
28 Maret 2019 08:42:53 995 Kali
BUPATI Lahat Provinsi Sumatera Selatan, Cik Ujang bersama 10 camat dan 280 kepala desa lakukan studi banding ke Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (22/3/2019). Kehadiran aparatur pemerintahan asal Kabupaten Lahat itu untuk mempelajari dan mengetahui proses pelayanan aparat desa dan kecamatan kepada masyarakat luas.
Kunjungan Bupati Langkat itu disambut Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung H. Aria Wiwaha, Camat Cicalengka H. Entang Kurnia, dan Kepala Desa Nagrog Gungun Suganda.
Aria Wiwaha langsung mengucapkan selamat datang atas kehadiran rombongan dari Kabupaten Lahat tersebut. Sedangkan Gungun Suganda mempresentasikan tentang potensi dan letak geografis Desa Nagrog, sehingga desa ini menjadi juara pertama desa terbaik di tingkat Jawa Barat. Selain itu, juara bersama tingkat nasional.
Sementara Bupati Lahat mengatakan, pihaknya bersama rombongan berkunjung ke Desa Nagrog, untuk mengetahui kondisi pemerintahan di Kabupaten Bandung secara umum, khususnya di Desa Nagrog. Ia melihat kondisi daerahnya kondusif, pembangunan infrastruktur jalan cukup bagus.
"Kami datang ke Desa Nagrog untuk melihat pelayanan pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, dan pelayanannya sudah bagus. Bahkan, di sini setelah dilayani oleh pihak desa, langsung ke kecamatan. Cara pelayanan yang bagus di sini mau dicontoh," kata Cik Ujang.
Dikatakannya, pelayanan pemerintahan desa di Kabupaten Lahat masih manual. Sementara untuk mendapatkan pelayanan dari kecamatan, jaraknya sejauh 125 km. "Itu jarak dari kota ke desa atau kecamatan di Kabupaten Lahat," kata Cik Ujang.
Cik Ujang pun menjelaskan, pelayanan identitas kependudukan di Kabupayen Lahat itu, semua harus terfokus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lahat. "Sementara pelayanannya sehari dua hari enggak selesai. Dibandingkan di sini sudah bagus. Pembuatan akta kelahiran, KTP elektronik, KK bisa di desa dan kecamatan. Semuanya baik-baik dalam pelayanannya," katanya.
Melihat banyaknya pelayanan yang cukup bagus, Cik Ujang menuturkan, pihaknya mau banyak belajar di Pulau Jawa Ini yang sudah lebih maju. "Kita dari Sumatera mengambil ilmunya, kita terapkan di sana (Kabupaten Lahat)," katanya.
Ia pun mengatakan, Desa Nagrog yang memiliki bangunan kantor kepala desa dua tingkat, sementara di Kabupaten Lahat belum ada. "Kalau pun ada masih dihitung jari," katanya.
Editor: Kiki Kurnia
Untuk artikel ini
Hari ini | : | 103 |
Kemarin | : | 339 |
Total Pengunjung | : | 383.186 |
Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
IP Address | : | 3.133.142.101 |
Browser | : | Mozilla 5.0 |